Jumat, 09 April 2010

metode penelitian


Gembong Website





Penelitian adalah suatu penyelidikan atau suatu usaha pengujian yang dilakukan secara teliti, dan kritis dalam mencari fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Dalam mencari fakta-fakta ini diperlukan usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah.

Dasar-dasar penelitian.

Pengertian penelitian :
1. Menurut Weber Dictionary, penelitian adalah investigasi atau eksperimen yang bertujuan untuk menemukan dan interpretasi atas fakta, revisi atas teori atau hokum karena terdapat fakta baru, atau aplikasi praktikal atas teori atau hukum yang telah direvisi
2. Menurut Donald & William (1997), penelitian ilmiah adalah penyelidikan yang sistematis, terkendali, empiris dan kritis mengenai fenomena-fenomena alam yang di bimbing oleh teori dan hipotesis-hipotesis mengenai hubungan yang diduga antara fenomena-fenomena tersebut.

Riset adalah suatu usaha untuk menemukan suatu hal menurut metode yang ilmiah, sehingga riset memiliki 3 unsur penting, yaitu:
1. Sasaran
2. Usaha untuk mencapai sasaran 
3. Metode ilmiah (husein, 1999)
Penelitian bisnis merupakan penyelidikan sistematis yang ditujukan pada penyediaan informasi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan (Donald et al., 1997).


Ilmu Pengetahuan dan hubungannya dengan penelitian
Definisi ilmu:
• Pengetahuan tentang fakta-fakta baik natura (ekstrata) maupun social yang berlaku umum dan sistematik.
• Proses berfikir lahir dari sesuatu dan keinginan untuk memperoleh suatu ketentuan yang kemudian tumbuh menjadi suatu masalah yang khas.
• Masalah memerlukan suatu pemecahan, dan untuk ini dilakukan penyelidikan terhadap data yang tersedia dengan metode yang tepat.
 
 
Manfaat Penelitian
• Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat kesamaan antara penelitian dan ilmu, yakni keduanya berusaha mengungkapkan kebenaran ilmiah.

Kebenaran Ilmiah
Suatu kebenaran ilmiah dapat diterima karena :
1. Adanya koheran/konsisten
2. Adanya koresponden/berhubungan
3. Pragmatis/Sifat fungsional dalam kehidupan praktis
Jenis-jenis Penelitian
1. Penelitian Dasar/Murni:
• Pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan terhadap hasil sesuatu aktivitas.
• Hasilnya : Pengetahuan umum, yaitu alat untuk memecahkan masalah-masalah praktika.
2. Penelitian Terapan:
• Penyelidikan yang hati-hati, sistematik dan terus-menerus terhadap suatu masalah dengan tujuan untuk di gunakan dengan segera untuk keperluan sesuatu.
• Hasilnya : Aplikasi baru dari penelitian yang telah ada.


Kualifikasi peneliti
Whitney (1960) memberikan beberapa criteria yang harus dimiliki peneliti adalah sebagi berikut :
1. Daya nalar
2. Originalitas
3. Daya ingat
4. Kewaspadaan
5. Akurat
6. Dapat bekerja sama
7. Kesehatan
8. Semangat
9. Pandangan moral.

Pengetian metode ilmiah:
(Almack, 1939) Metode ilmiah : cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran.

Kriteria Metode ilmiah
1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisis
4. Perumusan masalah, antara lain dengan menyusun hipotesis
5. Menggunakan ukuran obyektif
6. Menggunakan teknik kuantitatif atau kualitatif



Tahapan Metode Ilmiah

  1. Memilih dan mendefinisikan masalah
  2. Surfey data yang tersedia
  3. Merumuskan hipotesis (bila penelitian bertujuan menguji hipotesis)
  4. Menyusun kerangka analisa dan alat-alat dalam menguji hipotesis
  5. Mengumpulkan data
  6. Mengolah, menganalisa dan membuat interpretasi
  7. Generalisasi dan membuat kesimpulan
  8. Membuat laporan penelitian

Unsur pemikiran ilmiah
1. Observasi dengan tujuan tertentu
2. Analisa sintesa
3. Mengingat dan memunculkan kembali secara selektif
4. Hipotesis (bila penelitian bertujuan menguji hipotesis)
5. Verivikasi terhadap inferensi
6. Pemberian alas an
7. Keputusan

Sifat Penelitian
1. Bersifat kualitatif / Qualitatif
2. Bersifat kuantitatif ? Quantitatif

Masalah utama yang biasa dihadapi para peneliti pemula adalah menentukan metode penelitian yang paling tepat qualitative atau quantitative jawabannya tergantung pada masalah yang hendak diriset.

Qualitatif atau Quantitatif?

Metodologi, yakni bagaimana mengumpulkan dan menganalisis data/informasi berkenaan dengan topic penelitian, a.I:

  1. Jenis data yang dibutuhkan, Qualitatif atau Quantitatif? (What)
  2. Lokasi penelitian (WHERE)
  3. Bagaimana data/ informasi dikoleksi (WHO)
  4. Bagaimana data/informasi tsb akan di analisa.

makalah ini diambil dari:

mata kuliah metode penelitian di AKOM BSI jurusan tehnik komputer smester 3




desain penelitian, Penelitian Pendidikan, Penelitian Kesehatan, Jurnal Penelitian, Penelitian Kimia , Penelitian Kelas, Proposal Penelitian , Penelitian Sekolah Dasar, Contoh Metode Penelitian, Metode Penelitian Pendidikan, Metode Penelitian Hukum, Contoh Karya Ilmiah, Contoh Metode, Penelitian, Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif, Proposal Metode, Penelitian, Metode Penelitian Filsafat Islam, Penelitian Pendidikan, Penelitian Kesehatan, Jurnal Penelitian, Penelitian Kimia, Penelitian Kelas, Proposal Penelitian, Hasil Penelitian Sekolah, Dasar Contoh Metode Penelitian, Artikel Penelitian, Hasil Penelitian Pendidikan, Metode Penelitian Pendidikan, Beasiswa Dikti, Dirjen Dikti, Penelitian Kuantitatif, Penelitian Kualitatif Pendidikan, Penelitian Eksperimen Pendidikan


DESAIN PENELITIAN DAN

METODE PENELITIAN
Pertemuan 3

Metode Penelitian akan memberi gambaran atas:
Bagaimana suatu Riset akan dilaksanakan; atau Bagaimana melanjutkan suatu riset yang pernah ada.Pertanyaan dan tujuan/objektif Teknik atau instrumen yang akan digunakan untuk mengumpulkan data Jenis data yang akan dikumpulkan
Bagaimana cara yang akan digunakan peneliti untuk menganalisa data Kesimpulan yang dapat diperoleh



Pelaksanaan Riset Secara Induktif

Dikenal pula dengan istilah pendekatan fenomenologis. Riset ini dimulai dengan penyajian beberapa asumsi/teori. Dilanjutkan dengan penelitian atas fenomena dan bandingkan dengan teori/asumsi tsb.
Contoh :
Studi kasus penerapan pembagian laba pada PT “XYZ”

Desain penelitian adalah semua proses yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian.
1. Desain dalam merencanakan penelitian
2. Desain pelaksanaan penelitian
Desain sampel
Desain alat ( Instrumen )
Desain analisa


Pelaksanaan Riset Secara Deduktif

Dikenal pula dengan istilah pendekatan positif. Riset dimulai dengan Hipotesis dilanjutkan dengan uji hipotesis.
Contoh:
Pembagian Laba akan meningkatkan motivasi kerja karyawan, yang kemudian meningkatkan produktivitas.

Pengelompokkan Penelitian

1. Sifat masalah yang dipecahkan
2. Alat dan tehnik yang digunakan
3. Tempat penelitian
4. Waktu jangkauan penelitian
5. Daerah penelitian

Metode Dalam Penelitian
1. Metode sejarah
2. Metode deskriptif / survei
3. Metode eksperimental
4. Metode grounded research
5. Metode penelitian tindakan



Ciri khas metode sejarah

1. Tergantung pada data yang diamati orang lain dimasa lampau
2. Lebih banyak menggunakan data primer daripada data sekunder
3. Menggali informasi yang tua yang tidak diterbitkan,tidak dikutip dalam bahan acuan standar
4. Sumber data harus dinyatakan secara definitif

Riset secara deskriptif mencoba memperoleh jawaban atas pertanyaan Siapa (who), Apa
(what), Kapan/Bilamana (When) dan kadang kala Bagaimana (how). Peneliti kerap
mendeskripsikan suatu subjek dengan penciptaan suatu kelompok masalah, kejadian
dan orang Riset semacam ini menuntut sang peneliti melakukan pengumpulan data dan
menghabiskan waktu untuk observasi atas berbagai kejadian atau karakter (dikenal
dengan istilah variabel riset).





METODE
PENELITIAN
Pertemuan 4

Perbedaan Metode Deskriptif dengan Metode Eksperimental Metode Deskriptif :
• Tidak terdapat kontrol
• Variabel yang diteliti tidak dimanipulasi

Metode Eksperimental :
• Adanya kontrol
• Manipulasi terhadap variabel
• Objek diatur lebih dahulu untuk diberikan perlakuan-perlakuan

Syarat-syarat percobaan yang baik
• Percobaan harus bebas dari bias
• Percobaan harus mempunyai ukuran terhadap error/kesalahan
• Percobaan harus punya ketetapan
• Tujuan harus didefinisikan sejelas-jelasnya
• Percobaan harus punya jangkauan yang cukup
Metode eksperimental
Adalah metode yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian dan adanya kontrol.

Tujuan : Untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab akibat dan berapa besar hubungan sebab akibat tersebut dengan cara memberikan perlakuan- perlakuan tertentu dan menyediakan kontrol untuk perbandingan.
Metode ini umumnya dilaksanakan untuk penelitian-penelitian ilmu eksakta / ilmu natura.


Beberapa Kriteria Umum Metode Eksperimental
1. Masalah yang dipilih harus penting dan dapat dipecahkan.
2. Variabel dalam percobaan harus didefinisikan dengan seterang-terangnya.
3. Percobaan harus dilaksanakan dengan desain percobaan yang cocok.
4. Ketelitian dalam observasi dan ketepatan ukuran sangat diperlukan.
5. Metode, material dan referensi harus dijelaskan.
6. Analisis Uji statistik.
7. Interpretasi dan generalisasi

Metode Grounded Research
Adalah suatu metode penelitian yang berdasarkan kepada fakta dan menggunakan analisis perbandingan.

Tujuan :
• Untuk mengadakan generalisasi empiris, menetapkan konsep-konsep, membuktikan dan mengembangkan teori.